DeLorean DMC-12: Mobil ‘Back to the Future’ yang Gagal di Pasaran!!!

DeLorean DMC-12 adalah salah satu mobil paling ikonik dalam sejarah otomotif, berkat perannya dalam film Back to the Future (1985). Dengan desain futuristik, pintu gullwing yang unik, serta bodi baja tahan karat, mobil ini terlihat seperti kendaraan dari masa depan.
Namun, meskipun menjadi legenda di layar lebar, DeLorean DMC-12 mengalami kegagalan besar di pasaran. Apa yang menyebabkan mobil ini tidak sukses secara komersial? Mari kita telusuri lebih dalam.
Awal Mula DeLorean DMC-12
Mobil ini diciptakan oleh John DeLorean, seorang insinyur otomotif yang sebelumnya bekerja di General Motors (GM). Pada tahun 1975, ia mendirikan DeLorean Motor Company (DMC) dengan visi menciptakan mobil sport yang revolusioner.
Model pertama dan satu-satunya yang diproduksi oleh perusahaan ini adalah DMC-12, yang mulai dipasarkan pada 1981.
John DeLorean berambisi menghadirkan mobil yang berbeda dari yang lain. Dengan bantuan desainer legendaris Giorgetto Giugiaro, DeLorean DMC-12 memiliki beberapa fitur unik:
- Bodi stainless steel tanpa cat, memberikan tampilan futuristik dan mengurangi risiko karat.
- Pintu gullwing, yang membuka ke atas dan membuat mobil ini terlihat seperti kendaraan luar angkasa.
- Mesin tengah-belakang, untuk keseimbangan dan performa lebih baik.
Namun, di balik desainnya yang menarik, DeLorean DMC-12 memiliki banyak kelemahan yang membuatnya sulit bersaing di pasar.
Spesifikasi dan Performa
Meskipun tampak futuristik, DeLorean DMC-12 ternyata memiliki performa yang kurang memuaskan dibandingkan mobil sport lain di eranya. Beberapa spesifikasi utama mobil ini meliputi:
- Mesin: 2.85L PRV V6 (buatan Peugeot-Renault-Volvo)
- Tenaga: 130 hp
- Torsi: 207 Nm
- Akselerasi 0-100 km/jam: Sekitar 10,5 detik
- Kecepatan Maksimum: 177 km/jam
- Transmisi: Manual 5-percepatan atau otomatis 3-percepatan
Dibandingkan dengan mobil sport pesaing seperti Chevrolet Corvette atau Porsche 911, performa DeLorean DMC-12 dianggap lambat dan kurang bertenaga. Ini disebabkan oleh mesin yang relatif kecil dan bobot yang cukup berat karena penggunaan bodi baja tahan karat.
Kegagalan di Pasaran
Meskipun memiliki desain yang menarik, DeLorean DMC-12 mengalami berbagai masalah yang menyebabkan kegagalannya di pasar, di antaranya:
1. Kualitas Produksi yang Buruk
DeLorean DMC-12 diproduksi di Irlandia Utara dengan tenaga kerja yang belum berpengalaman dalam industri otomotif. Akibatnya, banyak mobil yang keluar dari pabrik dengan masalah kualitas, seperti pintu yang sulit dibuka, kelistrikan yang bermasalah, dan mesin yang kurang responsif.
2. Harga yang Terlalu Mahal
Saat diluncurkan, harga DeLorean DMC-12 adalah $25.000 (setara dengan lebih dari $75.000 hari ini). Ini jauh lebih mahal dibandingkan mobil sport lain dengan performa lebih baik, seperti Chevrolet Corvette yang dijual dengan harga lebih rendah.
3. Krisis Ekonomi dan Persaingan Ketat
Pada awal 1980-an, industri otomotif menghadapi resesi ekonomi dan penurunan permintaan mobil sport. Selain itu, pesaing seperti Porsche, Ferrari, dan Chevrolet menawarkan mobil dengan harga dan performa lebih menarik, membuat DMC-12 sulit bersaing.
4. Skandal dan Kebangkrutan DMC
Pada tahun 1982, John DeLorean ditangkap dalam kasus dugaan penyelundupan narkoba. Meskipun kemudian terbukti tidak bersalah, reputasi perusahaan hancur. Akibatnya, DMC mengalami kebangkrutan, dan produksi DMC-12 dihentikan setelah hanya sekitar 9.000 unit dibuat.
Kebangkitan Berkat ‘Back to the Future’
Meskipun gagal di pasaran, DeLorean DMC-12 mendapat status mobil kultus berkat perannya dalam film Back to the Future (1985). Dalam film ini, mobil ini dimodifikasi menjadi mesin waktu oleh karakter Dr. Emmett Brown dan digunakan oleh Marty McFly untuk menjelajahi masa lalu dan masa depan.
Film ini sukses besar, dan sejak saat itu, DeLorean DMC-12 menjadi salah satu mobil paling dikenal di dunia. Banyak penggemar film yang tertarik mengoleksi mobil ini, menyebabkan harga unit bekasnya terus meningkat.
Nasib DeLorean DMC-12 di Era Modern
Saat ini, DeLorean DMC-12 masih memiliki komunitas penggemar yang setia. Beberapa perusahaan aftermarket bahkan menyediakan suku cadang dan layanan restorasi untuk menjaga mobil ini tetap beroperasi.
Baca Juga : Review Honda Accord RS e:HEV 2024: Sedan Hybrid Rp1 Miliar
Menariknya, pada 2022, DeLorean Motor Company mengumumkan akan merilis versi modern dari DMC-12 dengan tenaga listrik, yang diberi nama DeLorean Alpha5. Mobil ini mencoba menghidupkan kembali legenda DeLorean dengan teknologi yang lebih canggih.
Kesimpulan
DeLorean DMC-12 adalah contoh nyata bahwa desain inovatif tidak selalu menjamin kesuksesan di pasar otomotif. Meskipun gagal secara komersial, mobil ini berhasil mencapai status ikonik berkat film Back to the Future. Hingga hari ini, DeLorean DMC-12 tetap menjadi salah satu mobil klasik paling dicari oleh kolektor dan penggemar otomotif.
Bagi banyak orang, DeLorean bukan hanya sebuah mobil, tetapi juga simbol nostalgia, impian, dan inovasi yang mendahului zamannya. Walaupun perusahaan aslinya telah bangkrut, nama DeLorean tetap abadi di hati para penggemarnya, membuktikan bahwa beberapa legenda otomotif memang tidak pernah mati!